1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer
FacebookTwitter

Yayasan Skala Indonesia Gelar FGD untuk Membangun Knowledge Management Center

Indonesia adalah negara kepulaun yang memiliki banyak sekali potensi bencana karena negara ini berada pada jalur “Ring of Fire”. Sejalan dengan itu, maka perlu ada peningkatan kapasitas warga mengenai pengetahuan terhadap bencana yang mengintai negara ini. Olehkarenanya dibuatlah suatu situs yang menyediakan informasi terkait dengan kebencanaan yang ada di Indonesia yaitu DisasterChannel.co.

DisasterChannel.co adalah portal kebencanaan pertama di Indonesia. Portal ini diinisasi oleh Planas PRB, TEMPO, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta Perkumpulan SKALA. Portal ini merupakan langkah awal dari tujuan besar pihak-pihak tersebut untuk membangun knowledge management center untuk mereduksi dampak bencana. Berbeda dengan portal lainnya, porsi informasi kebencanaan dalam portal DisasterChannel.co lebih banyak tentang semangat pengurangan risiko bencana. Portal ini merupakan langkah awal dari tujuan besar untuk mensosialisasikan gerakan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dan membangun knowledge management center dalam rangka mereduksi dampak bencana.

Agar Disasterchannel.co mampu membangun knowledge management center, maka Disasterchannel.co bersama dengan Asia Pasific Alliance for Disaster (APAD) melaksanakan focus group discussion (FGD) untuk mengembangkan Disasterchannel.co dalam mengelola informasi kebencanaan. FGD dilakukan oleh pengurus website Disasterchannel.co dari mulai board sampai content creator.

Dalam diskusinya, Meiky Sofyansah menyebutkan bahwa “Saya sendiri memposisikan Disasterchannel.co sebagai portal kebencanaan yang komprehensif dan menyeluruh.  Bagaimana progress setiap bencana itu terjadi dan bisa terekam dengan baik dan bisa menjadi pusat menajemen pengetahuan informasi terkait isu kebencanaan. Segala macam penanggulangan bencana dari pra sampai pasca bencana, semua terekam dengan baik, sehingga portal ini dapat menjadi preferensi bagi pembaca ketika bencana itu terjadi. Sebagai pusat informasi dan data idealnya Disasterchannel.co itu bisa menyediakan sebanyak mungkin menu yang bisa diakses orang bila menghadapi bencana atau pun memberikan informasi menegnai daerah rawan dan lainnya”.

Trinirmalaningrum selaku Direktur Yayasan Skala Indonesia menjelaskan bagaimana perkembangan Disasterchannel.co untuk mewujudkan mimpinya membangun knowledge management center. Dilanjutkan dengan Bapak Prasidonolistiaji dari TEMPO membagikan ilmunya mengenai bagaimana cara membangun media online agar dapat bertahan lama di tengah perubahan jaman yang begitu cepat. Selanjutnya Bapak Erdy Taufik membagikan ilmunya mengenai bagaimana media menggoda orang untuk terus membaca. 

Diskusi berlanjut dengan berbagai gagasan untuk mewujudkan website Disasterchannel.co yang terus dikembangkan untuk memudahkan semua orang untuk mengakses informasi sehingga dapat melakukan literasi terkait dengan kebencanaan dan diharapkan dapat mengubah perilaku menjadi lebih sadar terhadap bencana. (LS)

Partners