1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer
FacebookTwitter

Sekolahku Aman

Judul                : Sekolahku Aman

Penerjemah       : Anastasia

Editor               : Tika Primandari, Ferdinand Akbar, & Trinirmalaningrum

Desainer           : Rediansyah

Sumber Foto     : Nugrah Arya Tama, Acehkita.com, & Harian Medan Bisnis

Penerbit           : Buku merupakan terjemahan dari buku yang diterbitkan oleh UNISDR & diterjemahkan & disusun bersama oleh Perkumpulan Skala, Unilever, BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), & Planas PRB (Platform Nasional Pengurangan Risiko Bencana).

_________________________________________________________________________________________________

Di dunia terdapat 1,2 milyar siswa yang terdaftar pada Sekolah Dasar dan Menengah, 875 juta siswa sekolah tinggal di zona berisiko seismic tinggi, dan ratusan juta lainnya menghadapi potensi bencana, seperti banjir, tanah longsor, angin topan, tsunami, bahaya kebakaran, dan lain-lain.

Pada Juli 2009 lalu, Indonesia melalui tiga kementerian dan satu lembaga mencanangkan kampanye satu juta sekolah dan rumah sakit aman. Keinginan baik pemerintah tersebut disambut pula oleh Planas PRB bersama organisasi pada level lokal, nasional, dan internasional untuk mengumpulkan pernyataan dukungan yang mencapai sekitar 37 ribu orang dan lembaga yang berkomitmen menciptakan sekolah aman.

Atas dasar inisiasi awal itulah kemudian publikasi ini hadir. Buku ini diharapkan dapat membantu terlaksananya proses belajar dan mengajar di berbagai sekolah di Indonesia dengan fokus pada aspek keamanan dan kenyamanan terhadap kemungkinan terjadinya kondisi darurat dan bencana.

Buku kecil ini merupakan salah satu referensi penting ketika kita hendak meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana dengan kekhususan pada sekolah. Buku mencakup substansi tentang tindakan yang penting dilakukan, pembentukkan Satgas Kesiapsiagaan Sekolah untuk Kondisi Darurat dan Bencana, perencanaan kesiapsiagaan sekolah, tanggung jawab pemangku kepentingan, latihan kondisi darurat, hingga perlengkapan pertolongan pertama.